| Nama lengkap | Parma Football Club SpA |
|---|---|
| Julukan | Ducali Gialloblu (Kuning-Biru) |
| Didirikan | 27 Juli, 1913 |
| Stadion | Stadion Ennio Tardini, Parma, Italia (Kapasitas: 29.050) |
| Presiden | Tommaso Ghirardi[1] |
| Pelatih kepala | Roberto Donadoni[1] |
| Liga | Serie A |
Sejarah Parma
Parma Football Club atau yang lebih dikenal dengan sebutan Parma adalah
klub sepakbola Italia yang bermarkas di daerah Emilia Romagna. Parma
pertama kali didirikan di bulan Juli 1913 dengan nama klub, Verdi
Football Club. Nama klub diambil untuk menghormati legenda komposer
musik opera terkemuka, Giuseppe Verdi yang lahir di provinsi Parma.
Empat bulan kemudian Parma merubah namanya menjadi Parma Football Club.
Parma mulai memasuki liga Italia musim 1919/1920 dan musim 1928/1929
Parma berhasil finish di pos kedua kompetisi Prima Divisione, dengan
hasil tersebut Parma berhak mengikuti kompetisi di Seri B. Berkarir di
Seri B, Parma pun mengubah namanya lagi menjadi Associazione Sportiva
Parma. Musim 1935/1936 Parma harus turun kasta ke Seri C dan bertahan
disana sampai tahun 1943. Sampai era tahun 1980-an Parma hanya bermain
di Seri B dan Seri C, bahkan di tahun 1966 Parma pernah mencicipi
kompetisi di Seri D.
Tahun 1990 merupakan tahun bersejerah bagi Parma dengan berhasil naik
ke Seri A. Dibawah arahan Scala, Parma berubah menjadi tim kuat dengan
berhasil merebut gelar Piala Italia (1992), Piala Winners (1993), Piala
Super Eropa (1993), dan juga Piala UEFA (1995). Tahun 2005 setelah
mengalami masalah keuangan yang terjadi sejak tahun 2003, klub Parma
akhirnya dijual kepada Lorenzo Sanz.
Mempunyai pemilik baru, nama klub pun diganti lagi ke nama semula yaitu
Parma Football Club. Dibawah kepemimpinan presiden baru, Tomasso
Ghirardi, tahun 2008 Parma sempat terdegradasi ke seri B dan semusim
kemudian bisa naik lagi ke Seri A yang saat itu dilatih Francesco
Guidolin. Menjalani Musim 2010/2011 Parma yang saat itu dilatih Pasquale
Marino mengalami keadaan yang buruk dengan minimnya hasil kemenangan di
Seri A yang membuat posisi Parma terseok-seok di zona degradasi. Namun
dengan masuknya pelatih baru Franco Colomba, Parma akhirnya berhasil
bangkit di dua bulan terakhir kompetisi dengan berhasil finish di pos
ke-12 Seri A.
Prestasi Parma:
Domestik:
3 kali Juara Piala Italia: Tahun 1992 ; 1999 ; 2002
1 kali Juara Piala Super Italia: Tahun 1999
1 kali Runners up Seri A: Tahun 1997
1 kali Runners up Seri B: Tahun 2009
4 kali Juara Seri C: Tahun 1954 ; 1973 ; 1984 ; 1986
1 kali Juara Seri D: Tahun 1970
Eropa:
2 kali Juara Piala UEFA: Tahun 1995 dan 1999
1 kali Juara Piala Super Eropa: Tahun 1993
1 kali Juara Piala UEFA Winners : Tahun 1993
Prestasi Parma:
Domestik:
3 kali Juara Piala Italia: Tahun 1992 ; 1999 ; 2002
1 kali Juara Piala Super Italia: Tahun 1999
1 kali Runners up Seri A: Tahun 1997
1 kali Runners up Seri B: Tahun 2009
4 kali Juara Seri C: Tahun 1954 ; 1973 ; 1984 ; 1986
1 kali Juara Seri D: Tahun 1970
Eropa:
2 kali Juara Piala UEFA: Tahun 1995 dan 1999
1 kali Juara Piala Super Eropa: Tahun 1993
1 kali Juara Piala UEFA Winners : Tahun 1993
| Skuad Parma |
| Stadion Ennio Tardini |
| Kostum Club Parma |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar