Rabu, 30 April 2014

Profil Club Manchester City


Logo Manchester City








Nama lengkap Manchester City Football Club
Julukan City, The Citizens, The Sky Blues
Didirikan 1880; 133 tahun yang lalu, sebagai St. Mark's (West Gorton)
16 April 1894, sebagai Manchester City
Stadion Etihad, Manchester
(Kapasitas: 48.000)
Pemilik Bendera Uni Emirat Arab Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan
Ketua Bendera Uni Emirat Arab Khaldoon Al Mubarak
Manajer Bendera Chili Manuel Pellegrini
Liga Liga Utama Inggris
Posisi 2012–13 ke-2, Liga Utama Inggris


Sejarah Club Manchester City

Manchester City Football Club (dikenal pula sebagai Man City atau The Citizens) adalah sebuah klub sepak bola profesional dari Inggris yang bermain di Liga Premier Inggris. Klub ini adalah klub sekota dengan Manchester United dan bermarkas di Stadion Etihad, Manchester.
Pertandingan pertama dimainkan pada bulan November 1880. Pada waktu itu masih bernama St Mark's (West Gorton). Pada tahun 1887 berubah nama menjadi Ardwick A.F.C, dan pada tahun 1894 menjadi Manchester City F.C.

City telah memenangi Liga Inggris sebanyak 3 kali, Piala FA 4 kali, Piala Liga Inggris 2 kali, dan Piala Winners Eropa 1 kali. Periode tersukses klub ini terjadi pada era akhir tahun 1960-an dan awal 1970-an. Pada saat itu City di bawah asuhan manager Joe Mercer dengan asistennya Malcolm Allison dan beberapa pemain seperti Colin Bell, Mike Summerbee dan Francis Lee.

Mulai tahun 1980-an City mengalami masa penuh gejolak penurunan yang berpuncak pada degradasi ke tingkat ketiga sistem liga sepak bola Inggris pada tahun 1998 untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Pada waktu era Liga Primer Inggris pertama kali dibentuk tahun 1992, City adalah salah satu pendirinya. Tetapi prestasi klub tidak kunjung membaik, bahkan City harus terdegradasi kembali ke tingkat kedua hingga 2 kali, sementara di ajang Piala FA sejak bergulirnya Liga Primer Inggris, prestasi terbaik City hanya sampai pada perempat-final.

Setelah mengakhiri liga di musim 2006-07 pada posisi empatbelas, musim berikutnya prestasi klub mulai merangkak naik. Pertengahan tahun 2007 klub resmi menjadi milik milyarder Thailand yang ambisius, yang juga adalah mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra. Tapi kepemilikan Thaksin tidak berlangsung lama. Karena dituduh kasus korupsi di negeranya, akhirnya pada September 2008 Thaksin menjual kepemilikan klub kepada pengusaha yang juga anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab yaitu Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan.
Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan kemudian menghabiskan ratusan jutaan poundsterling untuk membeli pemain kelas atas agar klub menjadi kompetitif. Sukses menyusul pada tahun 2011, Manchester City lolos ke Liga Champions UEFA dan memenangkan Piala FA. Keberhasilan ini mencapai puncaknya dengan menjuarai Liga Premier Inggris 2011-12.

Sejarah

St Marks Tahun 1884
 
Sejarah berdirinya Manchester City Football Club, tidak terlepas dari peran seorang wanita. Pada November 1865, Arthur Connell diangkat sebagai Kepala Gereja St.Mark's di West Gorton, sebuah distrik di timur Manchester, Inggris. Putrinya Anna Connell (1855-1924) berinisiatif dan memutuskan untuk membentuk sebuah asosiasi yang mendorong para pemuda paroki untuk berolahraga. Saat itu tingkat kejahatan dan pengangguran sangat tinggi. Mereka percaya bahwa olahraga dapat menyatukan dan mengurangi kejahatan di timur Manchester.

Tahun 1868 sudah terbentuk Tim Kriket Gereja St.Mark's dan mulai tahun 1875 tim kriket mulai menambahkan permainan sepakbola yang pada waktu itu mulai populer.
Akhirnya pada tahun 1880 para pemain kriket membentuk tim sepak bola dengan nama St.Marks (West Gordon) dibawah bimbingan William Beastow dan Anna Connell (diyakini sebagai satu-satunya wanita telah mendirikan sebuah klub sepak bola profesional di Inggris).
Tahun 1887 mereka pindah ke markas yang baru di Hyde Road, Ardwick. Nama klub pun berubah menjadi Ardwick A.F.C. untuk menyesuaikan dengan letaknya yang baru. Ardwick mulai ikut berkompetisi di divisi 2 Football League tahun 1892. Setahun kemudian, musim 1893-94, masalah keuangan membelit klub dan setelah direorganisasi ulang akhirnya mereka berganti nama lagi menjadi Manchester City Football Club.





Skuad Manchester City

Kostum Manchester City



Etihad Stadium





Profil Club Manchester United


Kata-kata "Manchester" dan "United" mengelilingi panji menampilkan sebuah kapal dengan layar terkembang dan setan memegang trisula.












Nama lengkap Manchester United Football Club
Julukan The Red Devils[1]
Didirikan 1878; 135 tahun yang lalu dengan nama Newton Heath LYR F.C.
Stadion Old Trafford
(Kapasitas: 75,731[2][3][4])
Pemilik Bendera Amerika Serikat Keluarga Glazer (NYSE: MANU)
Wakil ketua Bendera Amerika Serikat Joel dan Avram Glazer
Manajer Bendera Wales Ryan Giggs (sementara)[5]
Liga Liga Utama Inggris
Posisi 2012–13 Juara, Liga Utama Inggris

Sejarah Club Manchester United

Cikal bakal Manchester United bermula pada 1878. Pada awalnya klub ini bernama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railway F.C, sebagai tim karya Lancashire dan Yorkshire, stasiun kereta api di Newton Heath. Tim ini pada awalnya hanya bermain melawan departemen lain di perusahaan kereta api.

Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railway lalu bergabung dengan Football Alliance dan berkompetisi pada musim 1892-93 di Divisi I (setara Premier League saat ini). Klub ini meringkas namanya menjadi Newton Heath FC. Setelah dua musim, mereka harus terdegradasi ke Divisi II.

Pada Januari 1902 Newton Heath nyaris bangkrut karena memiliki hutang yang cukup banyak. Saat itu kapten tim, Harry Stafford bertemu dengan empat pebisnis termasuk John Henry Davies. Davies akhirnya mau menanamkan modal pada tim dan menjadi pemimpin klub. Akhirnya, tepat pada 24 April 1902 Newton Heath berganti nama menjadi Manchester United. Davies juga memutuskan untuk mengganti warna tim dan terpilihlah warna merah dan putih sebagai warna tim Manchester United.

MU lalu promosi ke Divisi I setelah menjadi runner-up 1905-06. Pada 1907-08 MU untuk pertama kalinya menjadi juara Divisi I. Kesuksesan itu dilengkapi dengan gelar Charity Shield pada tahun yang sama.

Red Devils ? julukan MU ? baru bisa kembali menjadi juara pada 1910-11. Pada saat itu MU mulai menggunakan Stadion Old Trafford. Namun, sekretaris klub Ernest Mangnall memutuskan untuk hengkang ke Manchester City. Tanpa Mangnall, selama 41 tahun MU tak meraih 1 gelar pun, bahkan mereka harus naik-turun divisi.

Pada 1922, MU harus terdegradasi setelah 10 tahun bermain di Divisi I. Mereka naik divisi lagi tahun 1925, tetapi kesulitan untuk masuk jajaran papan atas Divisi I. MU bahkan harus terdegrasi ke Divisi II pada tahun 1931. United meraih mencapaian terendah sepanjang  sejarahnya yaitu posisi 20 klasemen Divisi II pada 1934.

Kedatangan Sir Matt Busby sebagai manajer tim pada 1945 mengubah peruntungan MU. Dia memberikan hal yang berbeda untuk MU. Busby menunjuk tim sendiri, memilih pemain yang akan direkrut sendiri dan menentukan jadwal latihan para pemain sendiri. Ternyata kebijakan Busby berbuah manis. Setahap demi setahap MU berhasil disulap dari tim yang sering naik turun divisi menjadi tim papan atas yang selalu bersaing merebut gelar juara.

Busby sukses membawa MU merebut juara Divisi I pada 1951-52, gelar perdana sejak 1910-11. Kegemilangan MU berlanjut pada musim 1955-56. MU kembali menjadi juara liga dengan rata-rata pemain hanya berusia 22 tahun dan mencetak 103 gol. Musim selanjutnya, Red Devils kembali menjadi juara liga dan menembus final Piala FA sebelum dikalahkan Aston Villa. MU tercatat sebagai tim Inggris pertama yang berpartisipasi di Piala Champions. Dalam partisipasi pertamanya, MU sempat membantai juara Belgia, Anderlecht dengan skor 10-0 yang merupakan kemenangan terbesar sepanjang sejarah mereka.

Pada 6 Februari 1958, tragedi menghampiri MU. Usai kemenangan melawan tuan rumah Red Star Belgrade di perempatfinal Piala FA, pesawat British European Airways yang membawa para pemain MU hendak mendarat di Munich untuk mengisi bahan bakar. Naas, pesawat itu mengalami kecelakaan saat hendak mendarat. Peristiwa yang terkenal dengan tragedi Munich itu merenggut nyawa 8 pemain tim - Geoff Bent, Roger Byrne, Eddie Colman, Duncan Edwards, Mark Jones, David Pegg, Tommy Taylor dan Liam "Billy" Whelan - dan 15 penumpang lainnya, termasuk beberapa staf United, Walter Crickmer, Bert Whalley dan Tom Curry.

Beruntung, Matt Busby selamat dari kecelakaan itu. Dia lalu kembali membangun tim. Kerja keras Busby berbuah hasil dengan gelar Piala FA pada 1963. MU lalu melengkapi kejayaan dengan gelar Divisi I pada 1965-67. Masa emas Matt Busby di MU mencapai puncaknya pada musim 1967-68. MU berhasil menjadi juara Piala Champions dengan menaklukkan Benfica 4-1 di partai puncak. Mereka menjadi klub Inggris pertama yang merebut gelar bergengsi tersebut.

Matt Busby lalu mengundurkan diri pada tahun 1969. Pasca ditinggal Busby, MU sulit bersaing merebut gelar juara. Mereka bahkan harus
terdegradasi pada 1974. MU akhirnya kembali meraih gelar pada 1977, menjuarai Piala FA dengan mengalahkan Liverpool di partai puncak. MU kembali menjuarai Piala FA pada 1983 dan 1985, namun masih kesulitan untuk menjadi yang terbaik di liga.

Kedatangan Sir Alex Ferguson pada 1986 membuat MU kembali menjadi klub yang disegani. Sempat tak meraih gelar selama 4 tahun, Ferguson akhirnya membawa MU menjuarai Piala FA pada 1990. Kemenangan itu menjadi awal bagi gelar-gelar MU selanjutnya di era Ferguson.

Ferguson membawa MU mendominasi Liga Inggris sejak era Premier League. Red Devils berhasil menjadi juara pada 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1996-97, 1998-99, 1999-2000, 2000-01, 2002?03, 2006-07, 2007-08, 2008-2009, 2010-2011 berkat tangan dingin manajer asal Skotlandia ini.

Musim 1998-99 bisa dibilang sebagai puncak kesuksesan Fergie di MU. Dia membawa MU menjadi satu-satunya tim Inggris yang merebut treble winners, yakni Piala FA, Liga Champions dan Premier League. Kini di usianya yang sudah menginjak 70 tahun, Fergie terus membawa MU menjadi tim papan atas yang selalu bersaing di Inggris dan Eropa.

Prestasi Manchester United

Liga
Divisi I (sampai 1992) dan Premier League: 19
1907?08, 1910?11, 1951-52, 1955-56, 1956?57, 1964?65, 1966-67, 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1996-97, 1998-99, 1999-2000, 2000-01,  2002?03, 2006-07, 2007-08, 2008-2009, 2010-2011
Divisi II: 2
1935?36, 1974?75

Piala
Piala FA: 11
1909, 1948, 1963, 1977, 1983, 1985, 1990, 1994, 1996, 1999, 2004
Piala Carling: 4
1991-92, 2005-06, 2008-09, 2009-10
FA Charity/Community Shield: 19 (4 kali juara bersama)
1908, 1911, 1952, 1956, 1957, 1965*, 1967*, 1977*, 1983, 1990*, 1993, 1994, 1996, 1997, 2003, 2007, 2008, 2010, 2011. (* juara bersama)

Eropa
Liga Champions: 3
1968, 1999, 2008
Piala Winners: 1
1991
Piala Super: 1
1991

Internasional
Piala Intercontinental: 1
1999
Piala Dunia Antarklub FIFA: 1
2008
 
 
 
 
Skuad Manchester United 2013/2014
Kostum MU
 
Kostum MU
 
Old Trafford Stadium
 
 
 
 
 

Profil Club Norwich City


Logo Norwich City















Nama lengkap Norwich City Football Club
Julukan The Canaries
Didirikan 17 Juni 1902; 111 tahun yang lalu
Stadion Carrow Road
(Kapasitas: 26.164)
Ketua Alan Bowkett
Manajer Bendera Republik Irlandia Chris Hughton
Liga Liga Utama Inggris
Posisi 2012—13 ke-11, Liga Utama Inggris


Berdiri semenjak tahun 1902 Norwich City baru berhasil merasakan kompetisi sepakbola kasta teratas Liga Inggris tahun 1972 dan menetap selama 21 tahun - 9 tahun diantaranya mampu bertahan berturut-turut. Memenangkan Piala Liga dua kali tahun 1962 dan 1985 hingga awal dekade 1990-an serta dimulainya babak baru kompetisi sepakbola Inggris (Premier League).

Norwich City merupakan salah satu anggota pendiri Premier League tahun 1992-pada pembukaan menampilkan kemenangan yang menakjubkan atas Arsenal 4-2 setelah sebelumnya tertinggal dua gol. Mungkin yang paling banyak dikenal orang adalah kaitan the Canaries dengan musuh bebuyutannya Ipswich Town yang lazim disebut East Anglian Derby.
Selanjutnya the Canaries pernah melakoni perjalanan di Piala Carling sebelum berakhir pada posisi tiga di belakang Manchester United dan Aston Villa. Hal ini membuat East Anglian tampil di ajang Piala UEFA untuk pertama kalinya namun akhirnya rontok di babak ketiga oleh Inter Milan. Mereka juga memberikan perbedaan terhadap klub-klub Inggris karena merupakan klub pertama yang berhasil mengalahkan Bayern Muenchen 2-1 di Olympic Stadium.

Keluarnya manajer Mike Walker pada januari 1994 untuk melatih Everton segera digantikan oleh John Deehan yang menempatkan mereka pada posisi 12 sebagai tim solid papan tengah. Bagaimanapun mereka degradasi pada tahun 1995 dan menetap di level tersebut hingga musim 2003/2004 saat menjadi juara Championship dan memimpin delapan poin dari West Bromwich Albion. Ini hanya berlangsung selama satu tahun yang kemudian kembali turun ke level kedua.
The Canaries degradasi dari Premier League pada musim 2004/2005 yang pada pertandingan terakhir kalah memalukan 6-0 oleh Fulham. Kemudian mengalami penurunan dengan menempati peringkat ke-9, ke-16 dan ke-17 sebelum akhirnya jatuh ke posisi League One.

Pertandingan pembuka mereka pada Divisi Tiga (League One) merupakan sebuah bencana ketika dikalahkan rival se-kota Colchester United dengan skor 7-1. Norwich segera memecat pelatih Bryan Gunn lalu menggantikannya dengan Lambert-pelatih yang menghancurkan mereka sebelumnya lewat Colchester United. Hal ini langsung dibuktikan dengan membawa Norwich dari dasar klasemen hingga promosi sebagai juara.

Banyak orang memperkirakan bahwa keberadaan The Canaries hanya sebatas bertamu di Premier League, akan tetapi anak-anak Carrow Road berhasil menjaga momentum untuk bertahan dan maju. Sekarang setelah enam tahun absen semenjak tahun 2005, bisa dipastikan mereka akan berjuang untuk bertahan lebih lama di level Premier League.

Prestasi


Skuad Norwich City


Kostum Club Norwich City

Carrow Road Stadium