Rabu, 21 Mei 2014

Profil Club Rayo Vallecano


Rayo Vallecano logo.svg


Nama lengkap Rayo Vallecano de Madrid, S.A.D.
Julukan Rayo
Didirikan 29 Mei 1924
Stadion Campo de Fútbol de Vallecas,
Madrid, Spanyol
(Kapasitas: 14,708)
Ketua Raúl Martín Presa
Manajer Paco Jémez
Liga La Liga


Sejarah Klub Rayo Vallecano

 Rayo Vallecano de Madrid atau sering juga disingkat Rayo, merupakan tim sepak bola Spanyol yang berbasis di Madrid, di lingkungan Vallecas. Klub ini didirikan pada tanggal 29 Mei 1924 dan saat ini bermain di La Liga. Markas utama klub ini berada di stadion Campo de Fútbol de Vallecas dengan kapasitas 15.500 tempat duduk. Estadio Teresa Rivero adalah nama sebelumnya dari markas klub Rayo yang dibuka pada tanggal 10 Mei 1976, pada awalnya disebut “New Stadion Vallecas”, tetapi pada Januari 2004, baru berubah menjadi Campo de Fútbol de Vallecas.
Skuad team

Rayo Vallecano adalah klub yang memiliki berbagai macam nama yang berubah di beberapa periode dalam sejarahnya sebagai klub sepak bola Spanyol. Pada periode 29 May 1924 – 13 November 1947, nama klub ini adalah Agrupación Deportiva El Rayo. Berubah jadi Agrupación Deportiva Rayo Vallecano pada 13 November 1947 sampai tahun 1995. Hingga akhirnya dinamakan Rayo Vallecano de Madrid sejak tahun 1995 hingga hari ini.

Campo de Fotbol de Vallecas

Klub ini memiliki supporter yang memiliki chiri khas unik yaitu berupa band atau pendukung vokal. Band Ska-P anti-fasis Spanyol adalah nama pendukung vokal klub ini sehingga menjadi nama semua pendukung tim Vallecas ini dimana mereka telah menciptakan dua lagu untuk klub ini. Nama lagu tersebut adalah Como un Rayo dan Rayo Vallecano. Klub ini memiliki kostum kandang dengan warna putih dan satu garis miring berwarna merah.

Profil Club Osasuna


Logo

Nama lengkap Club Atlético Osasuna
Julukan Los Rojillos
Didirikan 1920
Stadion Stadion Reyno de Navarra
Pamplona, Spanyol
(Kapasitas: 19.800)
Ketua Patxi Izco
Manajer José Luis Mendilibar
Liga La Liga
Posisi 2011–12 ke-7, La Liga


Sejarah Club Osasuna

Klub Atlético Osasuna atau yang dikenal sebagai Osasuna adalah klub sepakbola Spanyol yang bermarkas di Pamplona Iruñea ibukota komunitas otonom dari Navarre. Klub Osasuna resmi didirikan tahun 1920 dan tahun 1932 baru bisa bermain di Segunda División. Tiga musim kemudian Osasuna membuat sejarah klub yang berhasil naik ke La Liga. Osasuna pertama kali bermain di kompetisi Eropa musim 1985/1986 dimana musim sebelumnya Osasuna finish di pos keenam La Liga.
Skuad Team

Osasuna membuat sejarah terbaiknya di La Liga dengan berhasil finish di pos keempat musim 2005/2006, namun peluang lolos ke fase grup Liga Champions akhirnya terbuang setelah kalah dari klub Hamburger SV di babak kualifikasi. Karena kekalahan tersebut, Osasuna bermain di Piala UEFA untuk kelima kalinya dan berhasil mencapai babak semifinal walau langkahnya harus terhenti setelah kekalahan 1-2 dari sesama klub La Liga, Sevilla, dan di musim tersebut Osasuna hanya finish di pos ke-14 La Liga

Kemudian di dua musim berturut-turut, klub Osasuna harus berjuang mati-matian untuk menghindari zona degradasi. Musim 2009/2010 dan musim 2010/2011, Osasuna juga tidak dapat menorehkan prestasi yang hanya bisa finish di papan tengah La Liga.
Stadion Reyno de Navarra

Osasuna menggunakan Stadion Reyno de Navarra untuk menggelar laga kandangnya. Osasuna mempunyai julukan sebagai Los Rojillos atau Little red ones (si merah yang kecil).

Prestasi Osasuna:
1 kali Runner up Piala Spanyol: Tahun 2005

Profil Club Malaga


Málaga CF.png



Nama lengkap Málaga Club de Fútbol
Julukan Boquerones
Didirikan 3 April 1904 (110 tahun lalu)
as Málaga Football Club
Stadion Estadio La Rosaleda,
Malaga, Spanyol
(Kapasitas: 30,044)
Presiden Sheikh Abdullah Al Thani
Manajer Bernd Schuster.
Liga La Liga
Posisi 2012–13 ke-6, La Liga


Sejarah Club Malaga

Málaga Club de Futbol adalah klub sepakbola Spanyol yang bermarkas di daerah Málaga, Andalusia. Tanggal 25 Mei 1948 klub Málaga mendirikan klub cadangan yakni klub CD Santo Tomás yang kemudian berganti nama menjadi klub Atlético Malagueño. Musim 1959/1960, Malaga dan CA Malagueño bermain bersama di kompetisi tingkat ketiga Spanyol. Karena hal tersebut, kedua klub akhirnya memisahkan diri dan terdaftar sebagai klub independen. Tahun 1992 CD Málaga akhirnya dibubarkan karena kesulitan keuangan sementara klub CA Malagueño masih terus bekarir di kompetisi Liga Spanyol. Musim 1992/1993 CA Malagueño bermain di Divisi Tercera Grup 9 yang di akhir musim berhasil promosi ke Segunda División B. Namun musim berikutnya CA Malagueño terdegradasi dan akhirnya klub tersebut juga menghadapi kesulitan keuangan seperti pendahulunya klub Malaga.

Skuad Team
 
Tanggal 29 Juni 1994 CA Malagueño berganti nama menjadi Málaga Club de Futbol SAD atau yang dikenal sekarang ini dengan Malaga CF. Meskipun Malaga tidak pernah bermain di Liga Champions, karirnya sudah cukup terbilang sukses di era tahun 2000-an di bawah kepemimpinan Peiró Joaquín. Malaga membuat penampilan terbaiknya di kompetisi Eropa dengan berhasil meraih Piala Intertoto tahun 2002 dan musim 2002/2003 Malaga berhasil melaju sampai ke babak perempatfinal Piala UEFA sebelum tersisih dari klub Portugal, Boavista.

Setelah Peiró pensiun, Malaga juga mulai tidak konsisten di liga. Setelah berhasil naik ke La Liga musim 1999/2000, Malaga hanya mampu bertahan selama tujuh musim di kancah La Liga karena musim 2005/2006 Malaga hanya bisa finish di dasar klasemen.
Kostum Team

Di tahun yang sama, mantan presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz membeli 97% saham Malaga dan menunjuk putranya, Fernando Sanz menjabat sebagai presiden klub Malaga. Menghabiskan dua musim di Segunda Division, Malaga naik lagi ke La Liga untuk mengikuti musim 2008/2009 dan berhasil finish di pos kedelapan. Namun menjalani musim 2009/2010 Malaga harus bekerja keras agar bisa selamat dari zona degradasi dan akhirnya bisa finish di pos ke-17 setingkat diatas zona degradasi.

Juni 2010 Fernando Sanz akhirnya menjual klub Malaga kepada seorang investor asal Qatar yaitu Abdullah bin Nasser bin Abdullah Al Ahmed Al Thani yang juga menjabat sebagai presiden baru Malaga tanggal 28 Juli 2010. Pihak klub pun akhirnya merombak managemen dengan mendatangkan Jesualdo Ferreira sebagai pelatih baru di Malaga menjalani musim 2010/2011. Namun beliau harus dipecat setelah serangkaian hasil buruk yang dilalui Malaga. Pelatih asal Chili, Manuel Pellegrini akhirnya mengambil kendali Malaga ketika klub berada di zona degradasi. Berkat Pellegrini, Malaga berhasil bangkit dan finish di pos ke-11 La Liga. Menjalani musim 2011/2012, pihak managemen Malaga tetap mempercayai Pellegrini untuk membawa Malaga ke gerbang kesuksesan.
Estadio La Rosaleda

Prestasi


 

Profil Club Levante


Logo




Nama lengkap Levante Unión Deportiva
Julukan Granotes (Katak)
Didirikan 1909
Stadion Ciutat de València
Valencia, Spanyol
(Kapasitas: 25,534)
Ketua Quico Catalán
Manajer Juan Ignacio Martínez
Liga La Liga


Sejarah Club Levante

Levante Union Deportiva, S.A.D adalah klub sepakbola Spanyol yang bermarkas di kota Valencia. Klub Levante resmi didirikan tahun 1909 dengan nama Levante Futbol Club. Nama klub diambil dari nama pantai "Levante" yang terletak di daerah La Malvarrosa. Di tahun yang sama lahir juga sebuah klub sepakbola yaitu Gimnástico Futbol Club dan tahun 1920 klub tersebut mengganti namanya menjadi Universitario Futbol Club.
Skuad Team

Levante awalnya menggunakan tanah di La Platjeta yang dekat dermaga yang dimiliki oleh seorang pengusaha parfum. Levante kemudian pindah ke daerah pelabuhan yang tidak jauh dari tempat pertama karena demikian klub Levante pun secara bertahap mulai berhubungan erat dengan kelas pekerja di daerah pelabuhan tersebut.

Musim 1934/1935, klub Levante dan juga klub Gimnástico berhasil membuat debut pertama mereka di divisi kedua dan selama terjadinya Perang Saudara di Spanyol, Levante dan Gimnástico bermain di Liga Mediterania. Akibat perang tersebut stadion milik Levante hancur berantakan namun skuad Levante tetap utuh. Sebaliknya, klub Gimnástico masih memiliki stadion di Campo de Vallejo dengan keadaan bagus namun telah kehilangan sebagian besar pemain-pemainnya. Karena hal tersebut tahun 1939 dua klub tersebut akhirnya melakukan merger dengan memakai nama Uni Deportivo Levante-Gimnástico dan dua tahun kemudian mengubah namanya menjadi Levante Union Deportiva yang digunakan hingga saat ini.
Kostum Team

Tahun 1960 klub Levante membuat sejarahnya dengan berhasil bermain di kompetisi teratas Spanyol, La Liga. Namun Levante hanya bertahan dua musim saja di La Liga yang kemudian menghabiskan sebagian besar musimnya di Segunda Divison dan pernah juga berkompetisi di liga yang lebih rendah lagi.

Musim 2003/2004 klub Levante berhasil menjadi juara di Segunda Division, namun kiprahnya di La Liga hanya bertahab semusim saja. Musim 2005/2006 Levante berhasil finish di pos ketiga Segunda Division dan naik lagi ke La Liga dengan bertahan disana selama dua musim saja karena pada tahun 2007 status keuangan Levante semakin memburuk yang akhirnya berpengaruh terhadap prestasi Levante yang harus finish di dasar klasemen La Liga. Berkarir dua musim di Segunda Division, klub Levante akhirnya naik lagi ke La Liga untuk menjalani musim 2010/2011 yang finish di pos ke-14 La Liga.

Levante menggunakan Stadion Ciudad de Valencia untuk menggelar laga kandang. Levante dijuluki sebagai Los Granotes (si katak).
Ciutat de Valencia


Prestasi Levante:

1 kali Juara Segunda División: Tahun 2004
3 kali Juara Segunda División B: Tahun 1989 ; 1996 ; 1999
2 kali Juara Tercera División: Tahun 1944 dan 1973